Posts

IELTS Writing task 2

 Writing Task 2 Question: In some countries, more and more people are becoming interested in finding out about the history of the house or building they live in. What are the reasons for this? How can people research this? Answer: There is increasing interest of home owners all around the world to get to know about the history of the building they live in. This curiosity gives some benefits one of them is to know the age of the building knowing how old the building will help the home owners to identify the need of reconstruction. Some buildings are designed to last a few years, and get the exact number of age of the building will the determine the house is rebuilt or abolish. Another advantage is understanding the surrounding cultures and changed that happen along. Many building started with humble beginning and turn to urban areas as the population grow. It might also change the culture that follow the ethnicity that live there. Many areas starts from a single ethnicity and become...

IELTS Writing Test 1

Image
 Halo. Ini adalah writing practice saya, yang diambil dari buku Cambridge IELTS Academic 16. WRITING TASK 1 The charts below show the changes in ownership of electrical appliances and amount of time spent doing housework in households in one country between 1920 and 2019. Summarise the information by selecting and reporting the main features, and make comparisons where relevant. Answer: The line chart illustrates the usage of three electrical appliances by households between 1920 to 2019. Three appliances in this study were washing machine, refrigerator, and vacuum cleaner. Generally the use of these electronic appliances grew over the years. Only washing machine showed a minor decline during the year of 1920. In 1920 less than half of households owned electronic appliances. In contract all household owned refrigerator and vacuum cleaner in 2019 and only 28% did not use washing machine. Contrary to electronic ownership growth, the time spent of using electronic ownership declin...

Angkot UNM - UNHAS E1 07

Image
Angkot apa yang menghubungkan banyak kampus di Makassar? Angkot E1 07 jawabannya. Angkot yang kalo di kota Makassar disebut dengan pete-pete ini memang merupakan transportasi umum yang dapat diandalkan untuk keperluan mobilisasi. Nah, terkhusus untuk sobat yang sering ke area kampus negeri di Makassar seperti Universitas Negeri Makassar (UNM) Gunung Sari atau Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Tamalanrea, atau Universitas Hasanuddin (UNHAS) tamalanrea, maka pete-pete 07 adalah mode trayek transportasi yang dapat kamu gunakan. Angkot E1 07 ini mempunyai rute pasar panakukkang - UNHAS yang akan melewati jalur Jl. Toddopuli, Jl. AP Pettarani (putar di depan Menara Phinis UNM), Jl. Abdullah Dg. Sirua, PLTU, ke Jl. Perintis Kemerdekaan, dan finish di Kampus Tamalanrea Universitas Hasanuddin. Karena melewati Jl. Perintis Kemerdekaan, maka trayek E1 07 ini juga akan melewati kampus Universitas Islam Makassar (UIM)/PT Alghazali, STMIK Dipanegara, dan STMIK Akba. Buat kamu yang ingin ke mal...

Payo-payo dan Sistem Informasi Desa

Image
Pemateri: Bung Karno Kegiatan: Alumni Hui INSPIRASI (Indonesian Young Leaders Program) New Zealand Lokasi: Sekret Payo-payo di Maros Alumni INSPIRASI berkunjung ke Payo-Payo Payo-payo dan Sistem Informasi Desa Cikal bakal lahirnya komunitas Inninawa berawal dari diskusi yang sering diadakan di kampus, tepatnya kampus merah Universitas Hasanuddin yang dimulai sekitar tahun 2000. Per hari ini, komunitas Inninawa telah merangkul beberapa entitas diantaranya: (1) AkSi yang berfokus pada pasar tradisional, (2) Payo-payo yang merupakan sekolah petani, (3) Penerbit Inninawa, (4) KataKerja, (5) Tani Tanoto Institute. Dalam workshop hari ini, kami mempelajari SID (Sistem Informasi Desa) yang merupakan pendataan yang memadukan data spacial dan data social yang kemudian terangkum dalam desa dalam angka. Tools yang digunakan dalam SID ini diantaranya GIS dan Microsoft Access. Terdapat beberapa kendala dalam pembuatan SID ini, diantaranya: (1) Seberapa kooperatif kepala desa dan warga desa, (2) ten...

Untuk diri yang terus overthinking

Image
Alumni Hui Inspirasi 2021 Reflection dari Alumni Hui Indonesian Young Leaders 2021. Tetiba saya terdiam, dan mendengar seksama, ketika viktor bertanya ke Ifa yang saat itu memaparkan refleksi dari project yang Ifa lakukan. Pertanyaannya kurang lebih seperti ini: 'Saya melihat kebanyakan dari Young Leaders itu adalah orang yang ambisius. Saya rasa terkecuali Ifa, pertanyaan saya, bagaimana Anda bisa me- manage project Anda dengan tenang dan bahkan tepat waktu, sesuatu yang tidak sering terjadi pada post program project ?!' Seketika pikiran saya terbang ke diri sendiri yang memikirkan. 'Sepertinya Viktor benar, saya termasuk Young Leaders pada umumnya yang ambisius' jawab saya dalam hati. Lalu saya mencoba menyimak mengfokuskan kembali perhatian saya pada jawaban Ifa, dan penasaran dengan Jawabannya. Diluar ekspektasi saya, Ifa menceritakan sebuah artikel yang pernah dia baca, bahwa tidak semua orang mesti menjadi pemimpin. Dan, kembali saya merasa pendapat ini benar....

Menggunakan Bus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Image
Bus Bandara Sultan Hasanuddin - Pusat Kota Makassar Halo teman-teman. Mungkin banyak yang bingung bagaimana cara mendapatkan bus dari bandara International Sultan Hasanuddin Makassar menuju ke pusat kota. Sebelumnya kamu, bisa membaca blog saya dibawah ini untuk memahami beragam macam pilihan transportasi darat di dalam bandara Sultan Hasanuddin yah. https://dreamerleader.blogspot.com/2021/04/transportasi-darat-murah-dari-bandara.html Transportasi menggunakan bus adalah transportasi yang tepat, terutama jika kamu menginginkan tarif yang lebih murah. Untuk mendapatkan bus di dalam bandara, kamu cukup keluar aja ke gerbang pintu kedatangan, counter/desk dari petugas DAMRI terletak di koridor pintu kedatangan bandara. Jika bingung jangan ragu bertanya ke petugas bandara ya! Harga dari bus bandara - pusat kota ini adalah 30.000/ trip flat (terupdate Juni 2021). Setelah mendapatkan tiket, kamu bisa masuk ke bus yang telah menuggu di lokasi parkir bandara. Rute dari bus bandara ini adalah: ...

Pengalaman Genose di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Image
Genose (copyright Warta Ekonomi)   Alhamdulillah, sekrang dengan berpergian lewat jalur udara bisa sedikit lebih ringan dengan adanya fasilitas genose yang tersedia di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Seperti yang teman-teman tahu, bahwa genose itu lebih murah dibandingkan dengan antigen/rapid test. Jika antigen/rapid test biayanya berkisar dari 150 ribu hingga 250 ribu, maka genose ini biayanya jauh lebih murah yakni di angka 40 ribu rupiah. Dan prosesnya pun terbilang mudah dan cepat, karena tes genose, yang perlu kamu lakukan adalah hanya meniup tabung yang telah dipersiapkan. Hasilnya juga sudah bisa diketahui dalam periode waktu 5 menit. Langkah pertama yang kamu lakukan untuk mengambil tes ini, ada dua cara. Yakni, dengan datang langsung ke tempat genose di bandara, atau dengan mendaftar terlebih dahulu di aplikasi. Dari dua langkah ini, saya merekomendasikan cara yang kedua, karena melalui aplikasi, cara ini lebih cepat dan lebih mudah diproses saat kamu telah sampai ...